Jumat, 03 Februari 2012

CINTA KAPADA ALLAH


Cinta kepada Allah ini adalah perkara yang paling tinggi sekali dan itulah tujuan kita yang terakhir. Kita telah bercakap berkenaan bahaya kerohanian yang akan menghalang cinta kepada Allah dalam hati manusia, dan kita telah bercakap berkenaan berbagai sifat-sifat yang baik sebagai keperluan asas menuju Cinta Allah itu. 


Manusia Theomorphis (Insan Kamil: Perspektif Ali Syari'ati)



Menurut Ali Syari’ati, manusia sempurna atau manusia ideal adalah khalifah Tuhan yang menerima amanah Tuhan berupa kesadaran diri, kehendak bebas, dan kreatifitas yang mewujud dalam diri manusia sebagai makhluk dua dimensi. Dengan adanya pertarungan dua unsur dalam diri manusia (Ruh Allah dan lumpur busuk) 
  
 
memungkinkan manusia untuk berproses menjadi manusia ideal (insan kamil). Karena dengan adanya potensi kesadaran, kehendak bebas, dan kreatifitas yang dimiliki manusia, memungkinkan bagi manusia untuk melakukan pertarungan “di dalam dirinya sendiri”, dan berakhir dengan kemampuan manusia untuk memenangkan dimensi Ruh Allah atas unsur lumpur busuk, dengan berakhlak sebagaimana akhlak Allah.